Arif Bodhimanta Ingin Koperasi Menjadi Gerakan Anti Kapitalis

Jakarta – Arif Bodhimanta, Direktur Jenderal Megawati Institute, menginginkan koperasi menjadi yayasan yang membantu mendongkrak perekonomian nasional. Terutama untuk menyeimbangkan roda perekonomian yang berbasis sistem kapitalis saat ini.

Hal itu disampaikan dalam sesi workshop virtual yang digelar Megawati Institute bertajuk Menghidupkan Kembali 75 Tahun Gerakan Koperasi, Minggu, 17/7/2022.

Baca juga

Arif Bodhimanta mengatakan, banyak orang yang sering tidak paham bahwa koperasi adalah kumpulan anggota, bukan kumpulan modal.

“Jadi, kalau kita bicara tentang prinsip kedaulatan rakyat, demokrasi sosial, demokrasi ekonomi, dan bisnis bukanlah kelompok kapital, melainkan kelompok anggota, maka kita mendasarkan koperasi seolah-olah mereka adalah koperasi,” jelasnya.

Melihat sejarahnya, ia merujuk pada sejarah dampak model ekonomi pasar yang digaungkan oleh koperasi kelas pekerja pertama di Inggris, Rochdale.

“Jadi jika Anda melihat Inggris, ada Rochdale, yang merupakan gerakan protes terhadap ekonomi kapitalis yang membuat rakyat sengsara. Itu bertentangan dengan sistem ekonomi pasar.”

Menurutnya, sistem ekonomi yang dijalankan Rochdale tidak hanya mempengaruhi perekonomian, tetapi juga pergerakan di sektor pendidikan.

“Real estate berhasil di masyarakat karena pendidikan koperasi berhasil. Contoh terdekat adalah lingkungan Singapura, di mana 80% dari populasi orang dewasa adalah anggota koperasi.”

Arif Bodimanta menyimpulkan, “Saya berharap koperasi menjadi gerakan yang dapat menciptakan ekonomi berdasarkan Pancasila sebagai alat reaksi dalam ekonomi pasar.”

* Apakah itu nyata atau scam? Silakan kirim WhatsApp ke Liputan6.com Fact Check Number 0811 9787670 dengan memasukkan kata kunci yang diperlukan untuk mengetahui kebenaran informasi yang disebarluaskan.

Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menggelar Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-75 pada Kamis (14/7/2022) di gedung pertemuan Sanur Prime Plaza Hotel Bali.

Baca juga  Harga Dan Spesifikasi Smartphone Samsung Galaxy A04e Rp 1,2 Jutaan (Memori Besar)

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Pelaksana Dekopin Sri Untari Bisowarno, Koperasi Madya Kemenkop-UKM Ahmed Zabadi, Mendag Bali, Dekopinwil Aransemen dan Pimpinan Daerah se-Indonesia.

Ketua Dekopin Sri Untari Bisowarno mengatakan, pada puncak acara Harkopnas ke-75 ini, semangat kekeluargaan dan gotong royong antar seluruh gerakan koperasi sangat kental.

Ketika seluruh gerakan koperasi di daerah lain di Indonesia, dari Aceh hingga Papua, menyerahkan tenaga, waktu, materi dan ide, mereka mampu berkumpul di Bali untuk mensinergikan langkah dan gagasan untuk memperkuat eksistensi koperasi. . dalam masyarakat.

“Decopin ini satu-satunya sistem revolusi konstitusi kita yang tidak berubah, bagaimana kita menggantinya dengan ekonomi Pancasila setelah runtuhnya ekonomi kapitalis. Ekonomi Pancasila yang akan menjadi kolektivis di era kemerdekaan ini adalah ekonomi rakyat Indonesia. 2022 Jumat 7 15 kata Sri Intari.

Kali ini, kehadiran seluruh gerakan koperasi di seluruh Indonesia bertujuan untuk membantu masyarakat Pulau Dewata yang berusaha bangkit pasca pandemi Covid-19. Ontari mengatakan partainya memobilisasi setidaknya 8.000 orang untuk menghidupkan kembali KTT Khakovnas ke-75.

“Inilah kekuatan kemandirian kita sebagai kekuatan ekonomi sejati. Ini perintah para pembela tanah air kita,” ujarnya.

Ketua Dekopin, Sri Untari, yakin partainya tidak akan berhenti bergerak dan berinovasi. Secara khusus, bagaimana gerakan koperasi mempersiapkan zaman keemasan?

Masa keemasan gerakan koperasi di Indonesia untuk menjadi lembaga yang mandiri dan mendapat kepercayaan dari masyarakat. Dimulainya gerakan koperasi 5 juta dan berbagai tahapan seperti gerbang pembayaran koperasi adalah upaya nyata Dekopin di bawah kepemimpinannya untuk memperkuat eksistensi koperasi.

“Hari ini saya tidak memakai emas ini tanpa makna. Tujuannya untuk menyambut kejayaan koperasi Indonesia menuju Indonesia emas. Saya tidak memakai celana hitam tanpa arti. Tujuannya adalah tekad kita untuk menapaki perjuangan di koperasi. C … intinya adalah keberanian kita mengambil risiko untuk menjadi orang yang kooperatif,’ kata Ontari.

Baca juga  Apakah Anda Ingin Menawarkan Layanan Berbayar Di Facebook, Instagram, Dan WhatsApp?

Tak perlu dikatakan, Koperasi Sitia Budi Wanita (SBW), Ketua Malang Jawa Timur, mengingatkan kita bahwa semua gerakan koperasi tidak melupakan identitas koperasi mereka. Ini merupakan modal yang cukup bagi koperasi di Indonesia untuk bersaing.

“Tujuan saya adalah menjadi penyumbang 20% ​​perekonomian nasional menuju Indonesia emas. Ini hanya bisa tercapai jika kita bisa mengajarkan jati diri koperasi secara tegas dan benar. Perjuangan kita, perjuangan kita.”

SriUntari ditutup dengan “Koperasi Kuat, Berdaulat, Indonesia Hebat”.

Pada acara ini, pihaknya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak: tokoh bangsa, kepala daerah dan pegiat koperasi yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan perkoperasian di Indonesia.

Setidaknya ada 21 kepala daerah dari seluruh Indonesia yang telah menerima penghargaan dari Dekopin sebagai motor penggerak koperasi. Saya berharap kerjasama dan sinergi antara pemerintah dan koperasi dapat segera terwujud untuk pembangunan ekonomi yang berlandaskan semangat rakyat.